Home Sorotan Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Mayarakat Tanyakan Solusi Pemerintah Setempat

Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Mayarakat Tanyakan Solusi Pemerintah Setempat

27
0
SHARE
Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Mayarakat Tanyakan Solusi Pemerintah Setempat

Cipondoh,Kota Tangerang - Banjir masih merendam ratusan pemukiman warga di Kampung Candulan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, pada Senin (6/4/26). Banjir atau genangan air yang masih belum surut membuat sebagian warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman sambil menunggu situasi membaik.


Salah satu seorang warga, Ahmad Rifai, mengatakan banjir ini disebabkan oleh tingginya curah hujan di wilayah Kali Angke. Kondisi tersebut menyebabkan kiriman air yang datang secara tiba-tiba dan begitu deras hingga sampai ke rumah-rumah warga di kawasan kecamatan Cipondoh Tangerang Kota.


“Banjir ini disebabkan karena hujan di Kali Angke sangat deras dan drastis. Jadi kita dapat kiriman air dari  Kali Angke,” ujar Rifai (Warga Kec.Cipondoh)

Seseorang warga menjelaskan, banjir mulai terjadi pada hari Sabtu (4/4/26) dan masih berlangsung hingga saat ini. selama tiga hari, ketinggian air sempat mencapai lebih dari satu meter di beberapa titik perumahan warga kecamatan Cipondoh, Di rumahnya sendiri seseorang bernama warga kec. Cipondoh Rifai menyebut ketinggian air mencapai sekitar satu meter sehingga ia bersama keluarganya terpaksa mengungsi ke masjid terdekat.


“Di Rumah saya tingginya sekitaran satu meteran, Saya terpaksa harus mengungsi di masjid,” Katanya. 

Menurut Ahmad Rifai warga kecamatan Cipondoh Tersebut banjir kali ini berdampak lebih dari 100 kepala keluarga yang tinggal di wilayah RT 02 hingga RT 06 di kampung Candulan/Kecamatan Cipondoh Tangerang Kota, banyak nya warga yang terpaksa harus meninggalkan rumah mereka sementara waktu demi keselamatan.

 

Warga berharap pemerintah Kota Tangerang harus cepat mengambil langkah untuk mengatasi banjir yang melanda kawasan tersebut. salah satu solusi yang diusulkan oleh warga Kecamatan Cipondoh adalah peninggian tanggul di sepanjang aliran kali angke.

“Solusinya sebenarnya tanggul di sepanjang Kali Angke harus ditinggikan lagi secara proporsional di Karenakan sekarang masih lebih kurang tinggi, apalagi di kanan-kiri sungai sudah banyak pembangunan,” jelas Ahmad Rifai (Warga Cipondoh Kota Tangerang)

Ia juga menyinggung rencana pembangunan tanggul yang sebelumnya pernah dijanjikan oleh pemerintah menurutnya proyek tersebut hingga kini belum sepenuhnya terjalani dan terealisasi sehingga warga masih rentan terdampak banjir setiap kali terjadinya hujan deras di wilayah tersebut, sebagai warga yang kerap terdampak Ahmad Rifai warga kota Tangerang, Kec.Cipondoh. berharap pembangunan tanggul harus lebih cepat terjalani atau terealisasi hingga tuntas.

 

kabar baiknya di tengah kondisi saat ini bantuan untuk warga mulai berdatangan, salah satu seseorang warga Ahmad Rifai mengungkapkan bantuan dari dinas sosial serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai diterima oleh warga pada Minggu (05/04/26) malam.

“Alhamdulillah bantuan untuk warga dari dinsos dan BNPB sudah masuk semalam. Kalau hari Sabtu (04/04/2026) mungkin karena akhir pekan jadi belum ada bantuan,” pungkasnya.


Hingga saat ini, sebagian warga masih bertahan di lokasi pengungsian sambil menunggu kondisi air surut dan membaik, mereka juga berharap bantuan lanjutan dari pemerintah terus disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga sehari-hari selama masa banjir ini masih berlangsung.

Hakiki