Home News Wabup Intan: APKASI Otonomi Expo Bukan Sekadar Pameran, tapi Gerbang Investasi Daerah

Wabup Intan: APKASI Otonomi Expo Bukan Sekadar Pameran, tapi Gerbang Investasi Daerah

58
0
SHARE
Wabup Intan: APKASI Otonomi Expo Bukan Sekadar Pameran, tapi Gerbang Investasi Daerah

KABUPATEN TANGERANG— Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo 2026 resmi ditutup pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD), Kabupaten Tangerang, tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkenalkan potensi unggulan daerah sekaligus membuka peluang kerja sama, investasi, dan pengembangan ekonomi antardaerah.

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengatakan APKASI Otonomi Expo 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran tahunan, tetapi juga merupakan ruang strategis bagi pemerintah daerah untuk mempromosikan berbagai potensi unggulan, memperluas jejaring bisnis, mendorong inovasi, serta mempertemukan pelaku UMKM dengan dunia usaha dan calon investor.

“Melalui ajang ini, kita dapat melihat secara langsung potensi unggulan daerah, memperluas jejaring bisnis bagi UMKM dan pelaku usaha, serta membuka peluang investasi dan kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah,” ujar Intan.

Menurutnya, penyelenggaraan APKASI Otonomi Expo 2026 memberikan nilai strategis bagi Kabupaten Tangerang. Selain menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan berbagai pemangku kepentingan.

Intan mengungkapkan rasa syukur dan bangganya karena Kabupaten Tangerang kembali mendapat kehormatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan APKASI Otonomi Expo.

“Kami bangga dapat memfasilitasi penyelenggaraan APKASI Otonomi Expo 2026. Ini menjadi kehormatan bagi Kabupaten Tangerang karena kegiatan ini kembali dilaksanakan di wilayah kami dan sejalan dengan komitmen kami dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa berbagai peluang kerja sama dan jejaring bisnis yang telah terbentuk selama pelaksanaan expo diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan resmi ditutup.

Menurut Intan, keberlanjutan kolaborasi menjadi hal penting agar berbagai peluang yang telah muncul selama expo dapat diwujudkan menjadi kerja sama konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

“Semangat kolaborasi dan komitmen investasi yang telah dibangun di ICE BSD ini tidak berhenti seiring ditutupnya pameran hari ini, tetapi harus terus ditindaklanjuti secara konkret melalui regulasi yang ramah investasi dan pendampingan yang konsisten bagi para pelaku usaha di daerah masing-masing,” tegasnya.

Lebih lanjut, Intan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus APKASI, panitia APKASI Otonomi Expo 2026, pemerintah daerah peserta, pelaku usaha, UMKM, investor, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus APKASI, jajaran panitia APKASI Otonomi Expo 2026, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini,” ujarnya.

Ia berharap APKASI Otonomi Expo dapat terus diselenggarakan dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang dengan menghadirkan inovasi serta peluang kolaborasi yang semakin luas.

“Kami berharap APKASI Otonomi Expo dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang, sehingga menjadi salah satu wadah strategis dalam memperkuat sinergi antardaerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum APKASI yang juga Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah menjadi tuan rumah sekaligus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan APKASI Otonomi Expo 2026.

Bursah menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antardaerah sekaligus mempertemukan pemerintah daerah dengan pelaku usaha, investor, UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, forum seperti APKASI Otonomi Expo memiliki peran penting dalam memperkenalkan potensi daerah kepada pasar yang lebih luas sekaligus membuka ruang komunikasi dan kerja sama antara pemerintah daerah dengan dunia usaha.

“Expo ini bukan hanya menjadi ajang promosi potensi daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat jejaring, membuka peluang kerja sama, dan mendorong potensi ekonomi daerah agar semakin berkembang dan berdaya saing,” ujar Bursah.

Ia berharap berbagai peluang yang muncul selama pelaksanaan expo dapat ditindaklanjuti secara nyata oleh masing-masing daerah dan mitra usaha, sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, serta penguatan UMKM.

Dengan berakhirnya APKASI Otonomi Expo 2026, semangat kolaborasi antardaerah diharapkan terus berlanjut melalui berbagai bentuk kerja sama yang konkret dan berkelanjutan.

(Red)